7355df85c016b02c18b6a3efd44184087b3485d2

Gadget Review UA-36127192-1
Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner

Kamis, 28 Februari 2013

Vtech InnoTab 2 Baby, Tablet untuk Baby

    JIKA memiliki anak kecil di rumah, pasti sudah paham betapa bayi dan balita amat tertarik dengan tablet. Sayangnya, sudah banyak cerita sedih mengenai nasib naas yang menimpa tablet karena dimainkan anak kecil.
    Nah, VTech memperkenalkan InnoTab 2 Baby yang memang dirancang untuk bayi dan anak kecil. Untuk menjaga tablet agar tidak hancur saat terjatuh atau digigit-gigit, InnoTab 2 Baby memiliki pelindung dari gel yang empuk dan dapat dilepas.
    Juga terdapat tutup baterai yang dirancang khusus agar tidak mudah dibuka. Anda dapat mengatur tampilan layar selamat datangnya agar menampilkan foto bayi dan memainkan suara sambutan yang telah direkam sebelumnya.
    Konten yang dimasukkan juga telah disesuaikan dengan target pengguna. Anda akan menemukan aplikasi untuk mengubah penampilan bayi, aplikasi Baby Sign Language, game pembelajaran bayi dan galeri foto hewan-hewan lucu. Bagi bayi yang agak besar, tersedia e-book Noah's Ark, 12 lagu anak-anak, serta aktivitas menggambar dan mewarnai.
    Dari segi spesifikasi, InnoTab 2 Baby termasuk standar, dengan layar warna 5 inci, kamera 1,3 MP yang dapat diputar, dan mikrofon. Aplikasi lain yang ada di InnoTab sebelumnya, seperti perekam video, pemutar musik, e-Book reader, pemutar video, dan art studio juga masih ada di sini.
    Menurut VTech, InnoTab 2 Baby ditujukan bagi bayi yang berumur antara 12 bulan hingga 3 tahun. VTech akan memasarkannya seharga  89 Dolar AS di Amerika Serikat. Harganya mungkin akan berubah saat sampai di Indonesia.
    Jika Anda termasuk orangtua yang setuju memberikan tablet bagi bayi Anda, sepertinya ini adalah alternatif yang cukup baik. Agar iPad atau tablet Android Anda tetap selamat. (*)

Sumber: yahoo
Foto

Acer Liquid C1, Ponsel Berbasis Atom

    SETELAH Lenovo memperkenalkan K900, smartphone pertama berbasis platform Intel Atom Clover Trail+, kini giliran Acer memperkenalkan Liquid C1. Dengan bodi cukup ramping, Acer berhasil menampilkan desain berkelas sambil tetap mempertahankan desain khas Liquid. Pilihan warna hitam dan putih makin memperluas segmen penggunanya.
    Prosesor Intel Z2420 bernama Lexington tersebut memiliki kecepatan 1,2 GHz plus dukungan Intel Hyper Threading Technology 4. Sistem operasi yang digunakan C1 "masih" Android v4.0 tanpa keterangan resmi apakah kelak bisa ditingkatkan ke Jelly Bean atau tidak. Sementara layar yang diusung berukuran 4,3 inci jenis IPS dengan resolusi qHD (960x540).
    Kamera yang disematkan Acer sudah beresolusi cukup tinggi, yakni 8 MP dengan fokus otomatis dan lampu kilat LED, plus kamera CIF di depan untuk video chat. Foto dan video yang dihasilkan dapat Anda simpan pada memori internal yang kapasitasnya tergolong kecil, 4GB. Selebihnya Anda harus mengandalkan microSD atau Acer Cloud.
    Smartphone berbobot 140 gram ini diluncurkan pertama kali di Bangkok, Thailand, dan kabarnya hanya akan beredar di kawasan Asia saja. Bisa jadi Indonesia akan kedatangan C1 dalam waktu dekat , mengingat Acer sudah menganggap RI sebagai pasar yang sangat potensial. Untuk harga, diprediksi ada di kisaran Rp 4 juta. (*)

Spesifikasi Acer Liquid C1:
- Prosesor Intelr AtomT Z2420 (1.2GHz)
- Dimensi: 127.3 x 65.5 x 9.95 mm
- Bobot: 140 gram
- Modem Intelr XMMT 6265 quad-band
- Layar sentuh IPS qHD 4,3 inci (960x540 pixel, rasio 16:9)
- OS: Android Ice Cream Sandwich
- Kamera: (utama) 8 megapixel dengan 5 fps, AF & LED. (depan) VGA 0,3 MP
- Memori: 4 GB + MicroSD maksimum 32GB, kompatibel SDHC 2.0
- Koneksi: Wireless LAN 802.11 b/g/n (/n HT20), GPS / Bluetooth 2.1 dengan EDR, Micro-USB 
  (charging dan PC connect) dengan USB 2.0
- Baterai: 2000 mAh

Sumber: yahoo
Foto:

Rabu, 27 Februari 2013

Ponsel Rp 190 Ribuan ala Nokia

    SELAIN merilis ponsel andalan Nokia Lumia 720 di ajang Mobile World Congress, Barcelona, Nokia turut menggelontorkan 3 ponsel lainnya dengan harga lebih miring. Berikut ponsel-ponsel murah Nokia itu:

* Nokia Lumia 520
    Membeli ponsel dengan harga terjangkau tidak selamanya berarti harus mengorbankan kualitas. Inilah yang coba dibuktikan Nokia dengan merilis ponsel Lumia 520.  Seri ini memberikan pengalaman memotret dengan kamera 5 MP, autofocus dan perekaman video HD 720p 30fps. Terdapat juga Nokia Music dan aplikasi Here.
    Terdapat memori 512 MB RAM, 8 GB mass memory, dukungan untuk microSD card hingga 64 GB, dan 7 GB gratis lewat penyimpanan SkyDrive. Prosesornya memakai 1 GHz Dual Core Snapdragon dan baterainya 1430 mAh. LCDnya berukuran 4 inci IPS LCD WVGA (800 x 480 pixel).
    Produk ini direncanakan hadir di Hong Kong dan Vietnam pada kuartal pertama 2013, sebelum dilanjutkan ke pasar yang lebih luas di kuartal kedua.  Eropa, Asia - termasuk China dan India - Amerika Latin dan Afrika. Nokia Lumia 520 juga akan hadir di Amerika Serikat dengan kontrak bersama T-Mobile.
    Diklaim, Lumia 520 adalah ponsel terjangkau pertama yang memberikan teknologi super sensitive touch yang sama seperti yang ada di Lumia 920 dan Lumia 820.  Dalam keterangan resminya, Nokia mengatakan bahwa estimasi harga seri ini adalah EUR 139 atau sekitar Rp 1,7 juta (1 EUR=Rp 12,694) sebelum pajak dan subsidi.

* Nokia 301
    Dibanderol hanya EUR 65 atau sekitar Rp 824 ribu, Nokia 310 dijadwalkan sudah hadir di kuartal kedua tahun ini di lebih dari 120 negara di Afrika, Asia-Pasifik, Eropa, India, Timur Tengah dan Amerika Latin.
    Perusahaan asal Finlandia tersebut berharap ponsel barunya itu akan mampu menggenjot sales di emerging market. "Ada banyak sekali piranti murah dan sebagian besar sama. Kami percaya kami harus menawarkan diferensiasi di masing-masing harga," tukas Chief Executive Stephen Elop di Barcelona.
    Ponsel dual SIM ini memiliki spesifikasi kunci kamera 3,2M, panorama, self-portrait, konektivitas 3,5G HSPA, Nokia Xpress Browser hingga video streaming.

* Nokia 105
    Dalam kesempatan yang sama di ajang Mobile World Congress, Nokia turut meluncurkan ponsel seharga EUR 15 atau hanya sekitar Rp 190 ribu. Produk murah ini tersedia di kuartal pertama 2013 dan akan didistribusikan ke Cina, Mesir, India, Indonesia, Nigeria, Rusia, Vietnam, dan pasar di Afrika, Timur Tengah, Asia-Pasifik dan Eropa. Penerus dari 1280 tersebut menampilkan layar berwarna, radio FM, multiple alarm clock, speaking clock, dust & splash-proof, pillowed key pad dan flashlight. (*)

Sumber: detikcom
Foto:



Spesifikasi Smart TV Terbaru Samsung

    SAMPAI saat ini memang masih belum bisa diketahui berapa range harga dari dua seri Samsung Smart TV terbaru, yakni LED F8000 dan UHD TV (Ultra High Definition Television) seri 85S9 yang akan diluncurkan pada 2013. Namun dalam ajang Samsung Forum 2013 hari ini (27/2), setidaknya sudah bisa diketahui sedikit spesifikasi dari kedua produk tersebut.
    Beberapa fitur baru yang bisa ditemukan dalam LED F8000 dan UHD TV 85S9, antara lain adalah Smart Hub yang diklaim lebih cerdas dari smart tv seri sebelumnya. Smart Hub tersebut kini bisa menyusun konten favorit konsumen menjadi panel-panel intuitif yang jelas. Tiga panel yang tersedia dalam Smart Hub ini adalah panel aplikasi, panel file foto, video dan musik, serta panel sosial media.
    Samsung juga melakukan peningkatan atas kemampuan kontrol suara (voice control) dan kontrol gerak (motion control). Dengan peningkatan tersebut, pengguna tak hanya bisa menggunakan tangan mereka untuk memilih konten ataupun siaran, tetapi juga dapat memutar gambar atau melakukan zoom in dan zoom out gambar. Selain itu, kontrol suara juga telah ditingkatkan dengan kemampuan mengenali 240 perintah dalam rasio pengenalan bahasa.
    Produk Smart TV terbaru ini juga dilengkapi teknologi Voice Interaction. Dengan itu, perangkat bisa memahami sebuah kalimat utuh dan bahasa yang alami. Digabungkan dengan S-Recommendation, pengguna juga dapat meminta televisinya untuk memutar dan meminta rekomendasi tayangan televisi yang diinginkan.
    "Bisa juga meminta tayangan TV dengan menyebutkan nama aktor pemainnya. Selanjutnya perangkat pencarian dikumpulan dalam satu tayangan udara maupun berbagai layanan aplikasi," kata Andrew Woon, Southeast Asia Regional Director for TV and Audio Video Samsung.
    Pengguna televisi ini juga bisa memanfaatkan smart phone maupun tablet Samsung yang mereka miliki, sebagai remote control ataupun memasukkan konten dari televisi ke dalam tablet sehingga tayangan bisa disaksikan dari lokasi manapun di sekitar rumah. (*)

Sumber: Surya
Foto:

Selasa, 26 Februari 2013

Ultrabook Convertible Intel, Pasangan Telecommuters

    PADA era commuters yang kini sudah menular ke para pekerja Indonesia, kebutuhan perangkat komputer yang bisa mendukung mobilitas kerja jadi prioritas utama. Perangkat komputer tersebut tak hanya memiliki kemampuan yang bisa mendukung kegiatan kerja, tapi juga daya batere yang tahan lama.
    Di tahun 2011, telah hadir Ultrabook, perangkat komputer super tipis yang dilengkapi prosesor terbaru Intel yang menjawab kebutuhan tersebut. Dan di akhir tahun 2012, Intel memperkenalkan perkembangan baru teknologi dalam bentuk Ultrabook Convertibles dengan kemampuan sentuh.
    "Ini wujudnya perpaduan tablet dan PC. Jadi meski sangat ringan, tapi sudah bisa memenuhi semua kebutuhan kegiatan bekerja secara maksimal. Intinya komplit di satu gadget," kata Hermawan Sutanto, Director of Marketing Intel Indonesia saat ditemuui di Surabaya Town Square, Selasa (26/2).
    Menurut Hermawan, tren bekerja di luar kantor saat ini sudah berkembang luas. Di tingkat regional tercatat 24 persen pekerja di Asia Pasifik memilih melakukan telecommute secara teratur.
    Sedang di Indonesia sendiri, lanjut Hermawan, pekerja telecommute ini mencapai 34 persen. Angka ini menempatkan Indonesia di posisi negara terbesar kedua setelah India (56 persen) dalam hal jumlah pekerja telecommute.
    "Data ini menunjukkan bahwa tren bekerja dari luar kantor ini sedang dan akan terus berkembang," papar Hermawan.
    Informasi lain yang diperoleh Surya, harga Ultrabook relatif terjangkau, khususnya bagi kalangan pemula. "Pada merk-merk tertentu yang menjangkau basic use ini harganya kisaran Rp 3 juta," ujar Tommy Ferdianto, Bisnis Manager Intel Surabaya.
    Sedang bagi kalangan profesional, perangkat Ultrabook yang sudah dilengkapi teknologi touch screen ini dipatok harga Rp 12-13 juta. (*)

Sumber: surya
Foto

Advan Luncurkan Pena Sentuh Touch 8

    PABRIKAN tablet lokal, Advan, memasuki awal 2013 ini tampaknya semakin ngebut mengeluarkan produk-produk baru. Setelah sebelumnya mengeluarkan tablet Advan Vandroid S5, kali ini mereka meluncurkan produk terbarunya, yakni pena sentuh yang diberi nama Touch 8.
New Development Business Advan, Tjandra Lianto, menyebutkan bahwa peningkatan permintaan produk teknologi mulai dari ponsel, e-reader hingga tablet PC, telah mendorong diciptakannya Touch 8.   "Teknologi pena sentuh super canggih ini dihadirkan untuk kemudahan konsumen Advan  yang bisa mengubah monitor biasa menjadi monitor layar sentuh pengganti sentuh jari dan bisa menulis bagai diatas kertas", kata Tjandra dalam keterangannya, Senin (25/2/2013).
    Touch 8 bisa digunakan untuk sistem operasi Windows 8 baik melalui laptop maupun personal computer (PC). Perangkat ini terhubung ke laptop maupun PC melalui komponen receiver yang tertempel di samping layar PC atau laptop dan tersambung dengan kabel USB.
    Touch 8 dijual di harga Rp 450.000. Menurut Tjandra perangkat ini bisa dipakai di semua brand monitor dengan ukuran maksimal 14 inch. Pengguna juga tak perlu khawatir layar monitornya akan rusak karena Touch 8 telah dilengkapi teknologi Special Pen Tip dan Scratch Free. (*)

Sumber: Tribunnews

K-Fone Cello, Tak Serumit Cello

     K-FONE, salah satu vendor lokal yang tak henti berinovasi. Rata-rata produknya memiliki dimensi yang mini. Meski demikian, fiturnya tak kalah dari ponsel lokal lainnya.  Satu hasil inovasi produsen ponsel asal negeri Tirai Bambu ini adalah K-Fone Cello. Dari namanya, sudah bisa ditebak, ponsel ini mengadopsi bentuk alat musik cello untuk tampilan luarnya.
    Cello dianggap sebagai salah satu instrumen yang paling rumit dibuat. Terdiri atas berbagai bahan, seperti kayu dan juga baja, karet dan logam. Ia memiliki bentuk yang unik, dengan luas lebar pada bagian atas dan bawah dan bagian tengah yang sempit.
    Bedanya dengan K-Fone Cello, ponsel ini ta kserumit Cello sesungguhnya. Hampir semua fasilitas standar handphone zaman sekarang ada pada K-Fone Cello. Harganya pun terjangkau semua kalangan. Hanya perlu merogoh uang 140.000 rupiah, ponsel K-fone Cello sudah bisa dibawa pulang.
    Ponsel K-fone Cello sama seperti handphone lokal lainnya, yakni mampu menampung dua SIM Card (Dual SIM standby). Jadi bisa pilih kartu apa saja yang murah. "Mau satunya buat SMS kartu satunya khusus telepon juga bisa," ujar SPG Artomoro Cellular, Septi.
    Selain itu, handphone ini dilengkapi dengan kamera. Tapi memang masih kamera standar. Resolusinya pun cuma VGA. Tapi, untuk menyenangkan indra dengar penggunanya, K-Fone diberi kemampuan memutar radio FM. Tentunya tak ketinggalan bagi penyuka musik. Disediakan fasilitas MP3/MP4. "Jadi bisa mendengarkan musik dimanapun," tambah Septi.
    Bentuknya memang seperti Cello, sehingga layarnya pun berbentuk mini. Layarnya hanya selebar 1,44 inci. Disediakan bluetooth untuk mengirimkan file. Meskipun tergolong ponsel standar, tapi handphone K-Fone Cello sudah bisa facebookan. "Tapi memang hanya lewat GPRS," kata Septi.
    Warna yang disediakan oleh K-Fone untuk K-Fone Cello ada empat macam, yakni merah, silver, emas dan biru. (*)

Spesifikasi K-Fone Cello:
- Kamera VGA
- GPRS
- Radio FM
- Dual SIM Card On (GSM-GSM)
- slot MMC
- bluetooth
- Tutup baterai dari besi
- Speaker super gahar
- Baterai tahan lamma
- Warna gold,red,blue
- Bisa Fb-an
- Harga Rp 140.000


Sumber: metro banjar
Foto:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes