7355df85c016b02c18b6a3efd44184087b3485d2

Gadget Review UA-36127192-1
Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner

Rabu, 19 Desember 2012

Nokia Asha 205, Internetan Lebih Murah

    DILIHAT sepintas, Nokia E-series memiliki desain klasik keyboard qwerty dan lapisan warna berbeda di sekeliling dengan sentuhan warna menarik. Hampir seluruh Bodi Asha 205 terbuat dari plastik. Material yang digunakan juga cukup baik, sehingga tidak terkesan rentan dan murahan. Tersedia dalam berbagai pilihan warna seperti cyan, magenta, dan oranye.
    Pada papan Qwerty, terdapat tombol Facebook tersendiri. Pengguna dapat langsung mengakses Facebook sekali tekan. Nokia Asha 205 merupakan ponsel Nokia pertama yang dilengkapi dengan tombol Facebook. Di seberang tombol khusus Facebook, tersemat juga tombol cepat untuk Message. Pengguna bisa membuka fitur pesan sekali pencet.
    Nokia Asha 205 telah dilengkapi dengan aplikasi Twitter dan eBuddy. Aplikasi eBuddy terintegrasi dengan platform Nokia sehingga bila ada pesan masuk, pengguna akan menerima notifikasi meskipun aplikasi eBuddy tidak sedang dijalankan.
    Pengguna juga bisa mengakses Facebook Chat, Yahoo Messenger, Windows Live, dan ICQ dalam satu aplikasi. Terdapat pula 40 game dari Electronic Arts senilai lebih dari Rp 450 ribu yang dapat diunduh secara gratis oleh pengguna.
    Nokia memberikan fitur baru berupa aplikasi Slam, disebut mirip dengan teknologi transfer data Near Field Communication (NFC). Saat pengiriman data, kedua perangkat diletakkan berdekatan.  Fitur ini dapat digunakan untuk mengirim data ke perangkat apa pun yang memiliki Bluetooth. Sesama pengguna bisa berbagi konten seperti foto, video, musik dengan cepat. Teknologi ini diklaim lebih cepat mengirim file ketimbang Bluetooth.
    Kemampuan kamera tidak dapat diandalkan pada Asha 205 ini, karena hanya sebatas VGA dengan resolusi maksimal 640x480 pixel. Pengaturan kamera yang menemani pun terbilang standar. Selain terdapat autofocus, ada juga night mode, digital zoom, white balance, efek, dan timer. Sementara untuk perekaman video, pengguna bisa memanfaatkan hingga resolusi 176x144 pixel.
    Nokia Asha 205 tersedia dalam varian dual SIM. Pengguna bisa mengaktifkan dua nomor GSM sekaligus dalam handphone ini. Sayangnya, tidak ada konektivitas WiFi. Untuk berselancar di dunia maya, Nokia tetap memberikan Xpress browser yang dapat melakukan kompresi data hingga 90 persen. Pengguna dapat mengkases internet dengan lebih cepat dan biaya akses yang lebih murah.   
    Asha disokong baterai dengan kapasitas 1.020 mAh untuk aktivitas telefoni dan internet. Berkat daya tersebut, ponsel ini menawarkan waktu standby hingga 891 jam dan 11 jam waktu bicara. (*)

Spesifikasi Nokia Asha 205:
- Tipe: Qwerty
- Dimensi: 112,8 x 61,1 x 13
- Berat: 94 gr
- Ringtone: MP3
- Sistem Operasi: Series 40
- Jaringan: Dual On GSM dualband (micro SIM)
- Kedalaman warna: TFT 56K warna
- Ukuran lain: 2,4 inci; Resolusi: 320 x 240 pixel
- Memori Internal: 64 MB; Eksternal: micro SD sampai 32 G
- Phonebook: 1000
- Konektivitas: GPRS, EDGE, Bluetooth 2.1 dgn EDR, Kabel Data,
  micro USB, PC Sync
- Messaging: Long SMS, MMS, SMS Broadcast, Instant Messaging
- Kamera: Kualitas VGA; Resolusi Max: 640 x 480 pixel
- Video Resolusi Max: 176 x 144 pixel; Player: MPEG4/ H263/H264
- Musik Player: MP3/WMA/WAV/eAAC+
- Internet Browser:    HTML, WAP, Full XHTML
- Baterai: Lithium ion; Kapasitas: 1.020 mAh, Standby time: 891
  jam, Talk time: 11 jam

Foto: tecgossip.com

Selasa, 18 Desember 2012

Sony C660X Yuga, Si Jagoan dari Jepang

    SAMSUNG, LG bahkan vendor asal Cina seperti Oppo sudah memiliki ponsel andal dengan spesifikasi super. Salah satu faktor kesuperan adalah menggunakan prosesor quad core.  Ada beberapa andalan Samsung seperti Galaxy S3, Galaxy Note 2. Adapun LG mengandalkan LG Optimus G dan Oppo dari Cina baru saja merilis Oppo Find 5 dengan layar 5 inci Full HD.
    Vendor asal Jepang, Sony malah belum terlihat memiliki smartphone super yang bisa bersaing dengan pemain-pemain di pasaran yang makin super saja.  Ternyata, diam-diam Sony menyiapkan gadget tandingan yakni Sony C660X Yuga yang bakal dijadikan andalan baru untuk bersaing dengan iPhone 5 maupun Galaxy S3.
    Menurut poster di forum IT168, Sony C660X Yuga bakal menggunakan chipset Quad core Samsung Exynos 5 dengan RAM 3 GB dan kamera 16 MP.   Tak kalah heboh, layarnya pun bakal berukuran 5 inci tipe OLED dengan resolusi Full HD. Bicara kapasitas penyimpanan, Sony Yuga rumornya bakal menyediakan 128 GB. Jika informas itu benar, Yuga bakal mengalahkan semua pesaing di pasaran.    
    Selain itu, ponsel ini dilengkapi baterai 3000 mAh dengan tambahan sisi super dari ketahanan akan air maupun debu. Bahkan, hal unik dari ponsel ini ada port Infra Red. Memang rumor yang beredar menyebutkan bahwa Samsung Galaxy S4 juga akan menggunakan prosesor Exynos 5 yang sama, bahkan layarnya pun kemungkinan 5 inci Full HD. Tapi, paling tidak SOny C660X Yuga bisa jadi alternatif pilihan untuk ponsel super.
    Hasil benchmark dari Nenamark2 menunjukkan Sony C660X 'Yuga' memiliki resolusi layar 1080p (1920 x 1080 piksel). Skor benchmark, yang kemudian telah dihapus dari database Nenamark2, poin pada resolusi 1794 x 1080 piksel. Sebanyak 128 piksel yang tersisa kemungkinan digunakan untuk tombol on-screen pada Android.
    Tidak ada informasi mengenai ukuran fisik dari layar full HD. Mengingat jumlah piksel yang terlibat, sangat tidak mungkin jika ukuran layar di bawah 5 inci. Sebuah pengumuman terbaru dari Japan Display Inc. tentang dimulainya produksi massal layar berukuran 5 inci TFT-LCD modul layar IPS dengan reolusi 1080 x 1920 piksel serta kerapatan 443ppi. Jadi bukan tidak mungkin jika Sony C660X 'Yuga' menggunakan layar yang dibuat oleh Japan Display Inc.
    Diduga Sony akan menggunakan prosesor yang sama dengan LG Optimus G yakni prosesor keluaran Qualcomm Snapdragon S4 Pro Quadcore 1.5 GHz. Prosesor termutakhir ini akan dilengkap dengan adreno 320. Perkiraan, Sony akan mengumumkan smartphone andalannya di CES dan MWC 2013. (*)

Ringkasan Spesifikasi Sony Yuga:
- Samsung Exynos 5 Quad
- RAM 3 GB
- Layar minimal 5 inci OLED display Full HD
- 128 GB ROM
- 16 Megapixel
- 3000 mAh baterai
- Water/Dust resistant
- IR blaster
-------------------------------------
Sumber: dirangkum dari berbagai sumber
Foto: mobileab.com

HTC Windows Phone 8X, Andalkan Foto Cemerlang

    HTC mencoba peruntungan dengan menggunakan sistem operasi Windows Phone. Produsen asal Taiwan itu coba menggebrak dengan Windows Phone 8X. Selain HTC, cuma Samsung dan Nokia, vendor besar yang bersaing menggunakan sistem operasi besutan Microsoft ini.
    Meski terlihat sama, masing-masing vendor mengklaim ponsel Windows Phone 8 besutan mereka punya kelebihan. HTC  merasa unggul dari segi kamera dan kualitas suara ala Beats Audio.   HTC Windows Phone 8X terbagi dalam dua pilihan warna, hitam dan biru dengan lekuk tubuh nan menggoda. Jika dilihat dari tubuhnya yang ramping, ponsel ini memang begitu menarik, semenarik banderolnya Rp 5,8 juta. Apalagi ketika digenggam bagian sisi tubuhnya nyaris berbentuk huruf U terasa mantap di tangan.
    Ponsel ini dibuat dalam kemasan unibody dari bahan polycarbonate. Jadi selain ringan, produk ini juga kokoh. Memilihan warna juga sepertinya disesuaikan dengan tema Windows Phone yang disediakan oleh Microsoft.
    Di bagian belakang 8X ini terdapat logo Beats Audio. Berarti ponsel ini sudah mendukung setelan suara khas Dr Dre itu. Di bagian belakang juga terdapat sebuah kamera yang ditemani satu lampu flash LED. Cukup terang, jika dipakai untuk mengambil gambar di dalam ruang.  Persis seperti Windows Phone versi terdahulu, di versi ini Microsoft juga menawarkan antarmuka dinamis yang dibuat dalam kotak-kotak. Interface seperti ini biasa dikenal dengan Live Tile.
    Setiap kotak akan memberikan kesan unik. Lebih asyiknya lagi, pengguna bisa mengatur besar kecilnya kotak tersebut, atau juga susunannya. Jadi tampilannya bisa sedikit disesuikan dengan kebutuhan tiap pengguna.    Interface yang mobile itu semakin menarik karena berada di dalam layar yang cemerlang.
    Sementara layar Windows Phone 8X sudah menggunakan S-LCD generasi kedua 4,3 inci dengan resolusi mencapai 1280 x 720 pixel (342 ppi). Layar ini juga digunakan HTC pada ponsel Android One X dan One X Plus.
    Di dalam ruang atau di luar ruang, layarnya mampu menghasilkan gambar yang baik dan tulisan yang bisa dibaca jelas. Tiap sentuhan juga direspon dengan baik oleh layar di ponsel tersebut.  Windows Phone 8X dibekali HTC dengan kamera 8 MP yang mampu menangkap gambar hingga resolusi 3264 x 2448 pixels, dan merekam video HD 1080p. Kualitasnya juga terbilang baik.
    Selain kamera belakang yang cukup memesona, kamera depan HTC Windows Phone 8X juga terbilang luar biasa. Lensa berukuran 2,1 MP di depan mampu merekam video hingga resolusi 1080p, belum lagi pengambilan gambar yang lebih lebar dan dukungan pendeteksi wajah. Keren!
    Mengusung chipset teranyar Snapdragon S4 dual core 1,5 GHz, HTC Windows Phone 8X sudah pasti cukup gesit menjalankan seluruh aplikasi untuk Windos Phone 8. Baik saat dijajal untuk main game, olah gambar, nonton film, hingga browsing, semua tampak lancar jaya tanpa ada gejala terbebani.
    Keluaran suara dari speaker eksternal HTC Windows Phone 8X juga terbilang baik. Tapi, tak kalah menarik ada fitur Kids Croner, berfungsi untuk membatasi anak-anak agar hanya bisa mengakses aplikasi tertentu. (*)

----------------------------------
Spesifikasi HTC Windows Phone 8X:
- Sistem Operasi: Windows Phone 8
- Prosesor: Dual Core 1,5 GHz
- Memori: RAM 1 GB, ROM 16 GB
- Layar: S-LCD2 capacitive touchscreen 4,3 inch 720 x 1280 pixel
  dengan Gorilla Glass 2
- Kamera: Depan 2,1 MP dan Belakang: 8 MP 3264 x 2448 pixel,
  autofocus, LED flash
- Baterai: Li-Ion 1800 mAh
- Harga Rp 5,8 juta
--------------------------------------
Sumber: dirangkum dari detiknet
Foto: theverge.com

Senin, 17 Desember 2012

Ini Dia Ponsel 'Bermuka Dua'

    ISTILAH bermuka dua dalam Bahasa Indonesia memiliki arti berkonotasi negatif, yakni munafik. Namun, untuk beberapa gadget berikut muka dua sesuai dengan faktanya yakni memiliki dua layar.  Teknologi ponsel cerdas dewasa ini terus berkembang dnegan pesat.  Para vendor pun berlomba melakukan inovasi untuk memikat pembeli. Salah satu inovasi dengan membuat ponsel berlayar dua.
    Beberapa vendor  menghasilkan produk ponsel bermuka dua  dengan gaya mereka masing-masing. Adapun kecainggihan yang ditawarkan bisa disimak seperti informasi berikut:

* Samsung Continuum
    Pada 2010, Samsung merilis Galaxy S dalam berbagai versi. Salah satunya adalah Samsung Continuum ini yang punya dua layar. Versi Galaxy S ini punya layar OLED terpisah berukuran kecil, terletak di bawah layar utama. Inilah yang membedakan Continuum dengan versi Galaxy S lain.
    Layar kecil yang disebut Ticker itu gunanya untuk menampilkan berbagai informasi dalam bentuk widget, misalnya news feed atau info cuaca. Ticker dapat diaktifkan secara terpisah dari layar utama. Cukup dengan memegang bagian bawah ponsel, bakal langsung menyala meski layar utama dalam posisi terkunci.

* Kyocera Echo
    Pada 2011, Kyocera bikin gebrakan dengan bekerja sama  operator Sprint di Amerika Serikat. Vendor asal Jepang ini membikin Kyocera Echo, handset Android dengan dua layar sentuh yang disebut- sebut pertama di dunia.
    Keunikan Kyocera Echo diharapkan mampu membuatnya bersaing di tengah serbuan ponsel Android papan atas. Dua layar sentuh Echo masing-masing seukuran 3,5 inci dapat beroperasi sendiri-sendiri ataupun bersatu.

* LG DoublePlay
    Inovasi yang dihadirkan di handset LG ini belum pernah ada sebelumnya. Layar sentuh yang tersedia tidak cuma satu melainkan dua. Uniknya, layar sentuh kedua terletak di tengah-tengah keyboard qwerty. LG DoublePlay hadir pada 2011. Kala itu, ia memakai sistem operasi Android versi 2.3 yang bisa diupgrade ke versi 4.0.
    Kedua layar tersebut memiliki berbagai macam shortcut aplikasi. Keduanya dapat beroperasi secara independen meski fungsi layar kedua yang lebih kecil terbatas. Spesifikasinya lumayan untuk ukuran saat itu. Seperti prosesor 1GHz dan kamera 5 megapixel.

* Samsung SCH-W999
    Pada 2011, Samsung juga menghadirkan ponsel dengan layar ganda di depan dan belakang. Ponsel tersebut bergaya clamshell. Di atas keyboard, ada dua layar yang masing-masing berukuran 3,5 inch. Jika ditekuk, pengguna dapat menggunakan layar sentuh kedua.
    Kedua layar teknologinya identik, yakni Super Amoled yang menjadi ciri khas Samsung dengan resolusi 480 x 800 pixel. Spesifikasinya boleh dibilang bagus di masa itu. Handset ini sudah dibekali dapur pacu berupa prosesor dual core 1,2GHz.

* YotaPhone
    Vendor asal Rusia, Yota tak mau ketinggal dalam berinovasi. Yota, memperkenalkan ponsel Android dengan layar ganda yang menghiasi kedua sisi bodi. Nama ponselnya YotaPhone, punya layar sentuh di bagian depan dan bagian belakang.
    Layar utama menggunakan teknologi LCD sedangkan layar kedua menggunakan e ink electronic paper display (EPD), biasa dipakai di e-reader. Layar utama ditujukan untuk operasional utama. Sedangkan layar kedua lebih ditujukan untuk menampilkan informasi media sosial dan informasi penting lainnya.  Kedua layar berukuran 4,3 inci. Resolusi layar LCD mencapai 1280 x 720 pixel.Yota adalah vendor asal Rusia yang bergerak di bisnis teknologi. YotaPhone sendiri adalah ponsel pertama mereka. (*)

Sumber: detiknet
Foto: samsung.com

Kamis, 13 Desember 2012

Lenovo A60+, Sensasi Suara Jernih

    MESKIPUN tergolong ponsel seri low-end, namun Lenovo A60+ cukup berkelas. Bahan dasar posnel ini boleh jadi dari plastik seperti ponsel kebanyakan, namun terkesan lebih menarik.   Dimensi Lenovo A60+ 116 x 60,8 x 11,9 mm dengan bobot 120 gram. Ukurannya cukup mini sehingga nyaman dalam genggaman tangan. Bahkan, cover sengaja dibuat dengan tekstur bergerigi agar tidak licin.
     Bagian depan dihiasi layar 3,5 inci lengkap dengan tombol virtual (Menu, Home, Back), earpiece, sensor cahaya dan sensor proximity, serta sebuah mic. Sementara bagian belakang diisi dengan kamera utama dan speaker.
    Ditengok dari atas dan bawah, bodi Lenovo A60+ menawarkan beberapa fungsi. Bagian atas diisi oleh headset 3,5 mm dan tombol lock/power. Dan juga bagian bawah terdapat port microUSB untuk charging. Sisi kiri ponsel diisi dengan tombol volume, dan sisi kanan polos. Mengusung Hotswap seperti seri S880. Ketiga slot (2 SIM card dan microSD) terletak di bawah kamera utama.
    Untuk mengabadikan setiap momen, A60+ diberikan kamera beresolusi 3,15 MP (2048x1536 pixel). Tanpa ada autofocus dan flashlight. Terdapat beberapa pengaturan seperti timer, zoom, color effect, smile shot, burst shot, face detection, dan lainnya. Tidak hanya bisa menjepret, kamera Lenovo A60+ juga mampu melakukan perekaman video hingga resolusi 864x480 pixel dalam format .3GP
    Fitur pemutar musik boleh dibanggakan A60+. Ada pengaturan suara (sound effect) demi mendapatkan sensasi keluaran audio sesuai keinginan. Pengaturannya termasuk bassboost, virtualizer, presetreverb, dan equalizer.
    Google juga menyertakan aplikasi musik Play Music pre- installed secara default sebagai pemutar musik alternatif. Keluaran suara melalui speaker cukup baik tanpa cempreng walau diatur dalam volume maksimal. Jika ingin mendengarkan siaran radio FM, bisa langsung mengakses fitur satu ini, asalkan telah menancapkan headset yang berfungsi sebagai antena. Tidak hanya mendengarkan semata, bisa merekam siaran yang sedang berlangsung (on air).
    Konektivitas Lenovo A60+ dilengkapi dengan WiFi 802. 11 b/g/n dengan kemampuan tethering, Bluetooth v2.0, A-GPS, microUSB v2.0, dan dukungan kartu memori microSD hingga 32 GB.  Ponsel ini mengusung kemampuan dual SIM, sehingga Anda dapat menerima panggilan dari kedua nomor. Saat menjawab salah satu nomor maka nomor nomor satunya lagi otomatis tidak aktif. Meskipun dual on namun untuk menerima panggilan tetap bergantian.
    Lenovo A60+ disokong oleh kapasitas RAM kecil, yakni hanya sebatas 256 MB. Meski begitu, kendala saat menjelajah menu-menu dan aplikasi, jarang ditemui. Masih bisa bekerja secara baik tanpa lag.     Dibekali baterai berjenis Lithium ion dengan kapasitas 1500 mAh. Dengan kekuatan baterai demikian, kemungkinan ponsel hanya bisa dipakai seharian bila dua kartu aktif secara bersamaan serta aktivitas internet yang dikonsumsi secara intensif. (*)

Spesifikasi Lenovo A60+:
- Desain: Full Bar
- Dimensi: 116 x 60,8 x 11.9 mm
- Berat: 120 gr
- Ringtone: MP3
- Sistem Operasi: Android 2.3.6
- Jaringan: Quadband GSM, Dualband HSDPA
- Prosesor: Single-core MTK6575 1GHz Cortex-A9
- Layar Utama: 3,5 inci; Resolusi:    320x480 pixels
- Memori Internal: 512MB; RAM 256 MB; Eksternal: micro SD up to
  32 GB
- Hotswap
- Phonebook    
- Konektivitas: GPRS, EDGE, HSDPA, WLAN/WI-FI 802.11 b/g, Bluetooth
  v3.0 A2DP, Kabel Data microUSB 2.0
- Pesan: Long SMS, MMS    
- Kamera: 3,1 5MP; Resolusi Max: 2048x1536 pixels
- Video Resolusi Max: 864x480 pixel; Player: MP4/H.263/H.264/WMV
- Musik Player: MP3/WAV/eAAC+
- Internet Browser: HTML, Adobe Flash, Full XHTML
- Baterai: Lithium Ion 1500 mAh

Foto: iconcomputershopee.com

Selasa, 11 Desember 2012

Samsung Galaxy Note II, Besar dan Memuaskan

    SELAIN Galaxy S III, ponsel pitnar andalan Samsung lainnya adalah Galaxy Note II. Ponsel superbesar dan sering dijuluki sebagai phablet, yakni paduan anatara ponsel dan tablet. Note II tergolong ponsel raksasa yang hampir dapat dipastikan menarik perhatian. Ukuran layarnya mencapai 5,5 inci sehingga menyita ruang cukup besar di kantong penggunanya.
    Hadir dengan stylus dan spesifikasi yang powerful, smartphone ini memang digarap dengan serius oleh Samsung. Tujuannya apalagi kalau bukan menarik minat konsumen dan meraih penjualan sebanyak mungkin.
    Dilihat sekilas, wujud Galaxy Note II mirip dengan Galaxy S III. Bentuknya sama-sama persegi panjang dengan sudut-sudut yang melengkung. Hanya saja, ukuran Galaxy Note II lebih besar. Sama seperti Galaxy S III, Galaxy Note II materialnya juga dominan dari plastik. Namun terasa lebih kokoh.
    Casing belakang Galaxy Note II dapat dibuka, tidak seperti beberapa smartphone masa kini yang mengusung desain unibody. Selain baterai, akan dijumpai slot micro SIM dan slot microSD.  Dengan layar 5,5 inci, boleh jadi Galaxy Note II adalah smartphone terbesar di pasaran saat ini. Memuaskan untuk urusan main game dan sudah cukup nyaman untuk nonton video. Layar nan lebar itu dipersenjatai dengan resolusi 720 x 1080 pixel.
    Seperti umumnya layar Amoled, warna-warna ditampilkan dengan tajam di Note II. Namun kerapatan pixelnya yang mencapai 267ppi (pixel per inch) masih kalah dengan Galaxy S III dengan 306 ppi atau Nokia Lumia 920 dengan 332 ppi.
    Note II juga dibekali fitur Smart Stay di mana layar ponsel tidak akan meredup selama mata pengguna masih menatap ke layarnya. Juga pop up play, video player bisa dikecilkan dan ditonton kala pengguna memakai fungsi lain.
    Prosesor quad core 1,6 GHz dan RAM 2 GB yang disematkan Samsung membuat si bongsor ini menjadi salah satu smartphone paling powerful di pasaran saat ini. Di aplikasi Quadrant, skornya mencapai 6000 lebih!
    Garangnya performa Galaxy Note II memang terbukti. Seperti dirangkum dari detiknet, semua operasionalnya berjalan sangat mulus. Perpindahan antar layar atau mengakses aplikasi di-handle dengan smooth. Akses internet juga tidak menemui kendala, bahkan ketika menjelajah website yang rumit sekalipun.
    Membedakan Note II dari produk kompetitor adalah disertakannya sylus berjuluk S Pen. Fungsinya pun lebih baik dari S Pen di Note pertama. S Pen sendiri berukuran cukup kecil dan terbuat dari plastik. Kegunaan S Pen tidak sebatas hanya untuk menulis atau menggambar semata. Fitur baru bernama Air View memungkinkan pengguna mengakses menu tanpa harus menyentuh layar.
    Galaxy Note II belum beranjak dari resolusi 8 Megapixel, seperti yang kerap disematkan Samsung di smartphone kelas atasnya. Di luar ruangan dan cahaya memadai, hasilnya bagus. Di dalam ruangan pun masih bisa diandalkan meski kadang agak ngeblur. Lampu flashnya cukup terang untuk membantu jika kondisi ruangan gelap.  Baterai berkekuatan 3.100 mAh membuat ponsel ini ketahanan baterainya lumayan solid. Bisa dipakai seharian asalkan pemakaian tidak terlampau berlebihan. (*)

-------------------------------------------------
Spesifikasi Samsung Galaxy Note II
- Jaringan: 2G; GSM 850/900/1800/1900
           3G; HSDPA 850/900/1900/2100
          4G; LTE 700 MHz Class 17/2100 - N7105
- Layar: Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors; Ukuran:
         720 x 1280 pixels, 5.5 inches (~267 ppi pixel density)
- Dimensi: 151,1 x 80,5 x 9,4 mm
- Berat: 180 gram
- Memory Internal: 16/32/64 GB storage, 2 GB RAM; External: microSD, up to 64 GB
- Kamera Primer: 8 MP, 3264x2448 pixels, autofocus, LED flash  Sekunder 1,9 MP
- Konektivitas: 3G, EDGE, GPRS, WLAN     Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual band, DLNA, Wi-Fi Direct, 
  Wi-Fi hotspot, Bluetooth v4.0 with A2DP, LE, EDR, USB/Port microUSB (MHL) v2.0, USB Host 
   support  Fitur    
- Sistem Operasi: Android OS, v4.1 (Jelly Bean)
- CPU: Quad-core 1.6 GHz Cortex-A9
- Browser: HTML5
- GPS: with A-GPS support and GLONASS
- Pesan: SMS (threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM, RSS
- Java
- Baterai: Standard battery, Li-Ion 3100 mAh
---------------------------------------------






Senin, 10 Desember 2012

Samsung Galaxy Camera, SMS-Foto Sekaligus

    NAMA gadget ini adalah Samsung GC100 Galaxy Camera. Dilihat dari namanya, sudah bisa diterka pasti bagian dari keluarga Samsung Galaxy dan mengusung sistem operasi Android. Membedakan dnegan Galaxy lainnya, GC100 adalah benar-benar sebuah kamera t\yang mengusung Android Jelly Bean 4.1.1.
    Tidak seperti ponsel kamera, Galaxy Camera wujud aslinya seperti kamera poket. Tampak kentara pada desain lensa yang mengusung optical zoom, keberadaan tombol shutter khas kamera poket, berikut flash light yang mumpuni. Secara umum desain Galaxy Camera minimalis, sebagai sebuah kamera poket, tidak lupa disertakan grip untuk pegangan tangan kanan.
    Dilihat dari sudut landscape, pada sisi atas terlihat tombol shutter dengan fungsi zoom in dan zoom out. Tombol ini juga dapat difungsikan sebagai pengatur volume. Masih disisi atas, tersemat pula tombol on/off - pengunci layar, dan flash light yang dirancang dengan konsep pop-up.
    Audio jack 3.5mm dan microUSB port terdapat pada sisi kanan body. Sebaliknya pada sisi kiri terdapat tombol untuk mengaktifkan flash light dan sebuah speaker mono. Dirancang bak kamera poket, pada bagian bawah sudah disiapkan ulit tripod, baterai, slot microSD, slot micro SIM, dan port HDMI.
    Adapun layarnya  Galaxy Camera mengusung teknologi Super Clear LCD capacitive dengan kedalaman 16 juta warna. Bentang layarnya pun cukup memuaskan mata, yakni 4,8 inci dengan resolusi 720x1280 pixels. Kualitas layarnya tajam dengan kepadatan pixels 306ppi. Samsung memberi perlindungan lapisan anti gores Corning Gorilla glass 2.
    Meski di daulat sebagai kamera, tampilan antarmuka Galaxy Camera tak ubahnya smartphone Android biasa, dan tampilan antarmukanya mengusung TouchWiz.  Sesuai dengan kodratnya, unggulan fitur utama di gadget ini adalah kamera. Galaxy Camera mengusung resolusi utama 16 Mpix (4608x3456 4:3) dengan 21x pembesaran (zoom), juga tersedia resolusi 14 Mpix (4608x3072 3:2), 12 Mpix (4608x2592 16:9), 10 Mpix (3648x2736 4:3), dan seterusnya.
    Pada pengambilan Drive, terdapat pilihan Single Shot, Continuous Shot yang mampu mengambil foto beruntun hingga 20 foto. Untuk menjaga kualitas foto saat sedang bergerak, juga ada kemampuan optical image stabilizer.
    Untuk rekam video pun cukup memukau dengan kualitas rekam HD. Pilihan resolusi yang tersedia adalah 1920x1080 (30fps), 1280x720 (60fps), 1280x720 (30fps), 768x512 (120fps), 640x480 (60fps), 640x480 (30fps), dan 320x240 (30fps).
    Meski Galaxy Camera dibekali micro SIM, tapi kamera ini tidak dapat melakukan panggilan (voice) GSM. Sebagai gantinya dukungan koneksi internet tersedia lengkap. Koneksi selular yang tersedia benar-benar sebatas 3G, tidak ada GPRS/EDGE.
    Meski demikian, tapi tetap bisa menggunakan fitur SMS dan MMS. Galaxy Camera dalam versi jualnya tidak dibekali Polaris Office. Meski begitu tetap dilengkapi kemampuan document viewer.   Galaxy Camera menggunakan standar baterai Lithium ion dengan kapasitas 1.650mAh. Waktu siaga yang dapat dicapai adalah 280 jam, dan waktu bicara dengan jaringan VoIP mencapai 4 jam. (*)

Spesifikasi Samsung Galaxy Camera:
- Dimensi: 129 x 71 x 19 mm
- Berat: 305 gr
- Ringtone: MP3
- Sistem Operasi: Android 4.1.1
- Jaringan: GSM/3G/HSDPA quadband
- Prosesor: Quad-core 1.4 GHz Cortex-A9
- Layar Utama: HD Super Clear LCD, 16 juta warna; Ukuran: 4,8 inci;  Resolusi: 720x1280 pixels
- Memori Internal: 8 GB; Eksternal: micro SD hingga 64 GB
- Hotswap    
- Konektivitas: GPRS, EDGE, HSDPA, WLAN/WI-FI a/b/g/n, Bluetooth  v4.0, HDMI 1.4, Kabel Data
   microUSB, PC Sync    
- Pesan: Long SMS, MMS, email, pesan video, pesan suara, SMS Broadcast, Instant Messaging    
- Kamera: 16 Mpix; Resolusi Max: 4608x3456 pixels
- Foto Editor    
- Video: Resolusi Max HD 1080p; Player: MP4/DivX/XviD/WMV/H.264/H.263, Video Editor    
- Musik Player: MP3/WAV/eAAC+/AC3/FLAC
- Internet Browser: HTML5, WAP, Full XHTML
- GPS dengan minimap    
- Baterai: Lithium ion, Kapasitas: 1650 mAh; Standby time 168;  Talk time 4.5
--------------------------------------------
Foto: qylovia.com

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes