7355df85c016b02c18b6a3efd44184087b3485d2

Gadget Review: Research in motion UA-36127192-1
Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner
Tampilkan postingan dengan label Research in motion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Research in motion. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 November 2011

Bellagio, Si Tipis yang Bikin Heboh

    MUNGKIN hanya BlackBerry tipe Bellagio yang bikin heboh ketika diluncurkan. Belum pernah terdengar berita peluncuran smartphone ricuh dan membuat beberapa orang terluka pada Jumat (25/11) lalu.   BlackBerry 9790 Bellagio atau bisa pula disebut BlackBerry Onyx III, menjadi perangkat termutakhir dari Research in Motion (RIM) di penghujung 2011. Indonesia patut berbangga karena menjadi tempat peluncuran perdana perangkat telepon pintar itu.
    Terlepas dari kehebohan di luar kemampuan perangkatnya, Bellagio boleh dibilang perangkat telepon pintar nyaris sempurna, terutama dari desain body yang tipis.  Dimensi Bellagio lebih ramping dan tipis dibanding Onyx (BlackBerry 9700) dan Delta (BlackBerry 9780 atau sering disebut Onyx 2). Tapi Bellagio lebih panjang dari dua varian BlackBerry tersebut. Meski demikian, bobotnya lebih ringan 14 gram daripada Onyx.
    "Sekarang ini anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar pun sudah dibelikan satu unit oleh orangtuanya. BlackBerry Bellagio ini patut menjadi pilihan, karena pengoperasionalnya lebih mudah dengan layar sentuh," ucap karyawan Hape World, Tika.
    Kehebohan saat peluncuran Bellagio juga menarik minat warga Banua untuk membelinya. Salah satu yang tertarik adalah Aditya Rahman. Dia sengaja mendatang Hape World di Jalan A Yani kilometer 2 Banjarmasin untum melihat secara langsung dan mengetahui spesifikasinya.
    Hal yang membuatnya tertarik adalah Bellagio memiliki fasilitas layar sentuh dan memori 8 Gigabyte. Hargnya pun cenderung 'ringan' dibanding smartphone sejenis. Di Hape World harganya Rp 4.750.000.
    "Memang harganya saya anggap masih tergolong mahal, tetapi rasa sebanding saja dengan spesifikasi yang ditawarkannya. Setelah mendengar penjelasan dari customer service, saya tertarik ingin memilikinya," kata warga Banjarmasin Barat itu.
    Dikutip dari kompas.com. BlackBerry Bellagio memilik desain yang mewah. Dilihat sekilas, desain Onyx II lebih mewah karena kesan stainless steel mayoritas dibanding Bellagio. Tapi lekukan Onyx III di bagian bawah yang lebih ramping membuatnya tidak kalah elegan.
    Letak memori eksternal tidak di bawah baterai, sehingga memungkinkan mengganti atau mencopot kartu memori tanpa mencabut baterai.  Susunan empat tombol di samping trackpad Bellagio dibuat secara terpisah dan dibuat lebih menonjol. Jajaran keypad Onyx III tampak lebih kecil sedikit dibanding Onyx II terutama keypad di bagian tepi, tapi keypad Onyx III jauh lebih empuk.
    Browsing: Bellagio sudah dibekali prosesor Marvel Tavor MG1 1 GHz, lebih tinggi dibanding pendahulunya dan lebih responsif dalam browsing. Baterai yang disertakan berkapasitas 1.230 mAh. Setelah dipakai selama seminggu, rata-rata baterai hanya bertahan maksimal 10 jam. Bahkan jika lumayan sering dipakai untuk telepon, sosial media dan mengetik email, maka baterai hanya bertahan maksimal 8 jam. (mtb)
----------------------------------------------------------
Kelebihan:
* Ringan, tipis, gampang ditenteng
* Prosesor Marvel Tavor MG1 1 GHz (browsing lebih cepat, apalagi di
  jaringan 3G)
* Kapasitas memori internal lebih longgar, 8GB
* Layar sentuh capacitive
* Keypad lebih empuk, meski ukurannya lebih kecil
* Blackberry OS 7.0

Kekurangan:
* Baterai hanya bertahan maksimal 8-10 jam
* Video recording belum mendukung High Definition
* Keypad yang kecil akan menyulitkan bagi pengguna dengan jari
  besar
* Desain kalah mewah bila dibanding Onyx II
* Harga Rp 4,6 juta, lebih mahal dari Onyx II tapi lebih murah
  dibanding Dakota
-----------------------------------------------------------

Senin, 31 Oktober 2011

Chatting dengan Rp 1.000

    MUNGKIN masih banyak yang belum kenal dengan aplikasi Me Chat. Ya, aplikasi instant messaging ini punya kelebihan bisa 'disuntikkan' pada ponsel yang memakai sistem operasi MTK. Aplikasi ini dirilis oleh Maxintech Indonesia, membuat ponsel lokal yang beredar di pasaran mempunyai fitur chat sendiri. Fitur ini terinspirasi oleh suksesnya BBM di perangkat BlackBerry dari Research In Motion (RIM).
      "Keunggulan Me Chat adalah bisa dinikmati oleh semua kalangan. Tidak seperti BBM yang hanya dipunyai BlackBerry, Me Chat kompatibel dengan semua ponsel, tak terkecuali Blackberry," kata Marketing Manager PT Maxitech Indonesia Ellen Stanni.
     Menurut dia, adanya aplikasi ini di ponsel low end memudahkan pengguna menyampaikan informasi lebih cepat. Disebutkannya, fitur- fitur aplikasi Me Chat adalah Facebook, Twitter, up date status teman, mencari teman dari phonebook, daftar teman dan chat list.
    Untuk mengirim gambar bisa memakai Me Pix atau Me Share, kirim suara termasuk voice record pakai Me Audio,  Me-Mail untuk membaca email, Me-Translater untuk terjemahan bahasa (Inggris, Indonesia, Spanyol, Thailand, Mandarin).
     Bisa juga untuk emotion yang dapat bergerak, manage history dan setting, informasi status pengiriman seperti D (delivered= terkirim), R (received=terima), S (send=kirim), dan ! (pengiriman gagal). "Semua kelebihan chat tersebut ada dalam satu ruang saja. Jadi tak perlu login sana sini. Selain itu, pengguna cukup membayar Rp 1.000 per hari untuk menikmati seluruh fasilitas itu," kata dia.
       Meski baru eksis sekitar lima bulan lalu, PT Maxitech Indonesia sudah menggaet sekitar 40 vendor dan operator ponsel untuk memperluas pasarnya. Beberapa di antaranta adalah Three, Telkomsel, XL, G Star, HT Mobile, i Lexus, Blueberry, Asia Phone, Mito, K Touch, IT mobile, Alcatel One Touch, dan lain-lain.         Nantinya aplikasi Me-Touch akan langsung terpasang pada ponsel-ponsel tersebut. "Untuk saat ini kami masih fokus ke vendor lokal, namun untuk ke depannya kemungkinan selalu terbuka untuk vendor luar. Vendor asing yang sudah bekerjasama dengan layanan Me- Chat adalah Lenovo dan Alcatel One Touch," kata Ellen.
     Untuk layanan Me Chat, perempuan paruh baya itu menjelaskan bahwa research and development aplikasi ini dilakukan di Cina. Sementara implementasinya dilaksanakan di Indonesia. (mtb)
------------------------------------------
Fitur pada Me Chat:
- Me-Chat: untuk chatting, Twitter dan Facebook
- Me-Share: untuk berbagi gambar (Me-PicShare) dan pesan suara (Me
  -AudioShare)
- Me-Translator: Membuat terjemahan di lima bahasa (Inggris,
  Spanyol, Mandarin, Indonesia dan Malaysia)
- Me-Mail: aplikasi push-mail
-------------------------------------------------

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes